Berita

LSM Jarrak Sijunjung Pertanyakan Progres Pembangunan Gedung Rawat Inap Kelas III RSUD Sijunjung

SIJUNJUNG – JARRAKPOSSUMATERA.COM – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jarrak Sijunjung, Cris merasa kecewa atas Pembangunan Gedung Ruang Rawat Inap Kelas III RSUD Sijunjung.

Menurut Chris, Pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Sijunjung tersebut diduga progres pekerjaan fisiknya sampai saat ini hanya dikerjakan sekitar 25 persen saja oleh pihak rekanan.

Bahkan, Chris mengatakan pembangunan proyek itu terancam gagal, padahal menurut Chris, pemerintah mengucurkan dana untuk proyek tersebut cukup besar yaitu sekitar 26 Miliar lebih melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Diterangkan oleh Chris, dengan maksud mempertanyakan penyebab diduga keterlambatan pengerjaan proyek tersebut, pihaknyan mencoba menemui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) namun dengan berbagai alasan kedua pejabat tersebut terkesan menghindar dari kejaran media dan LSM.

“Saya sudah datangi Job Rahmad Aswendi dikantornya, bahkan saya juga hubungi melalui telepon tapi dengan berbagai alasan dia tidak mau ketemu dengan kami dan telepon tidak di angkat,” kata Chris Sabtu, (07/12/19) di Sijunjung.

Jika memang tidak selesai, kita patut menduga ada aroma tidak sedap dengan mega proyek ini, saya juga menerima laporan bahwa para pekerja Pembangunan Proyek Gedung Ruang Rawat Inap Kelas III RSUD Sijunjung tidak ditanggung oleh BPJS ketenaga kerjaan.

“Kami sebagai sosial kontrol akan tetap memantau dan mengawal mega proyek ini sampai masanya berakhir, jika dugaan kami ini benar, kami akan berkonsultasi dengan pihak penegak hukum”, tukas Chris.

Untuk diketahui, Pembangunan Gedung Ruang Rawat Inap Kelas III RSUD Sijunjung dikerjakan oleh PT Bangun Cipta Andala Mandiri yang beralamatkan di Jalan Raya Pekeyon Bekasi No 18A RT, 03 RW 21 Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Jawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *