Berita

Polemik Pembebasan Lahan, Dewan Warning Citraland

Citraland Mangkir, Penggugat Ancam Sita Asset

PALEMBANG.JARRAKPOSSUMATERA – Polemik pembebasan lahan antara pengembang Citraland dengan pemilik tanah kavling memasuki babak baru. Senin (13/01/2020) Komisi III DPRD Kota Palembang menggelar hearing terkait persoalan tersebut.

Sayangnya, pihak Pengembang Citraland justru tidak hadir dalam hearing tersebut. Hal itu jelas menimbulkan tandatanya besar. Terlebih hingga saat ini Citraland belum menunjukkan etikat baiknya terkait ganti untung lahan yang digunakan perusahaan properti tersebut. Karenanya, pihak yang dirugikan mengancam akan menduduki lahan.

“Ya, kami sangat menyayangkan pihak manajemen Citraland Developer tidak hadir dalam rapat hearing,” kata Ketua Kuasa Hukum Pemilik Tanah, Adv M Aminuddin SH CIL kepada media ini.

Ketidakhadiran dari pihak manajemen Citraland Developer, lanjutnya, mengundang tanda tanya besar. Karenannya, kata dia, atas tidak adanya etikat baik pihak Citraland, pihaknya akan mengambil alih lokasi yang saat ini sudah ada bangunan fisik Citraland.

“Kami selaku pihak kuasa hukum dari pihak masyarakat dalam waktu dekat akan menduduki/menguasai fisik dalam bentuk bangunan di atas tanah kavlingan milik Asnawi. Terlebih, jika tidak ada etikat baik dari pihak manajemen Citraland dalam menyelesaikan prihal tersebut,” tutur pria yang akrab disapa Amin Tras itu.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, Firmansyah Hadi mengatakan, pihaknya akan kembali mengundang kedua belah pihak, Rabu 22 Januari 2020 mendatang. Karenanya, kata Firmansyah, pihaknya berharap Citraland tidak lagi mangkir.

“Apabila pihak manajemen Citraland Palembang masih tetap tidak hadir, maka kami akan meberikan peringatan tegas berupa memberikan surat rekomendasi ke Wali Kota Palembang agar mencabut perizinan Citraland,” kata Firmansyah.

Dari pantauan, Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing yang digelar Komisi III DPRD Kota Palembang dengan kedua belah pihak yang bersengketa atas lahan yang dikelola Citraland, Senin (13/01/2020) sempat tertunda beberapa jam, yang seyongyanya digelar pukul 09.30 WIB ahirnya molor hingga pukul 13.00 WIB, lantaran menunggu konfirmasi dari pihak Citraland.

Ahirnya, minus pihak Citraland, pewakilan pemilik tanah kavlingan Aswani tetap melanjutkan hearing dengan Komisi III DPRD Kota Palembang serta stekholder yang terkait dan kuasa hukum dari pihak pemilik tanah kavlingan. Hearing membahas mengenai belum adanya kejelasan terkait ganti untung pembebasan lahan dari Citraland. (danu)

Editor : Ariyadi Ahmad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *