Nasional

Tolak RUU Omnibus Law, Buruh di Medan Turun Kejalan

MEDAN.JARRAKPOSSUMATERA – Sebagai bentuk penolakan terhadap Draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, buruh di Medan menggelar aksi demo di Kantor DPRD Sumatera Utara, Kamis (23/01/2020).

Massa yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Daerah Sumatera Utara (APBD-SU) menilai keberadaan RUU ini bertolak belakang dengan tujuan hukum Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan kepada tenaga kerja.

Sekretaris DPW FSPMI KSPI Sumut Tonny Erikson Silalahi mengatakan, Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dinilai akan mereduksi (mengurangi/memotong) hak-hak pekerja.

“Keberadaan Omnibus Law malah akan membuat tenaga kerja asing semakin bebas bekerja di Indonesia,” kata Tonny.

Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, lanjutnya, dimaksudkan pemerintah untuk mempermudah investor masuk ke Indonesia. Namun dalam RUU ini, ada sejumlah aturan yang dihapus dalam UU Ketenagakerjaan.

“Dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, tenaga kerja asing masuk ke Indonesia harus memiliki skill dan mampu berbahasa Indonesia. Dan ini yang mau dihapus,” jelas dia.

Investasi, menurut Tonny, seharusnya mampu memberi kesejahteraan kepada rakyat dan pekerja di seluruh Indonesia.

“Namun kalau investasi yang ada malah memiskinkan rakyat, khususnya para pekerja buruh. Maka kami tolak investasi masuk ke Indonesia,” tandasnya. (*)

Editor : arie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *